Posted by: Wildan Maulana | July 9, 2009

Sebelum Janur Kuning Melengkung

Aku menggambar sebuah rumah kecil dengan halaman luas pada imajinasiku, disekelilingnya ditumbuhi berbagai bunga warna-warni nan wangi, juga dihiasi bebatuan kali nan indah;

Akan lebih indah jika; ada kita berdua disitu
Sebagai dewiku, dan juga pangeranmu
bukan sekedar aku atau kamu, tapi anak-anak kita disuatu waktu
Tentunya, kita harus buat dahulu

;ah, cita – citaku

Walaupun laki-laki itu rajin disampingmu,
Dan terlihat selalu sayang padamu,
Tak perduli; yang terpenting berpalingmu, padaku
Jika hari ini dia cemburu, esok pasti mati kutu

;sesegera mungkin itu

Wanita pujaanku, sampaikan satu salam peribahasaku untuknya “sebelum janur kuning melengkung, aku masih bisa memiliki pacarmu”

Dari : http://kemudian.com/node/231853, dengan sedikit modifikasi @_@


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: